Naratifmedia.com – Xtreme Gaming melakukan perubahan di jajaran kepelatihan pada 7 Juli 2026. Zhang (xiao8) Ning yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih utama Xtreme Gaming digantikan oleh Zhang (LaNm) Zhicheng sebagai kepala pelatih. Sementara itu, Wang (Maps) Yutian bergabung sebagai asisten pelatih.
Perubahan tersebut menjadi salah satu langkah Xtreme Gaming dalam mempersiapkan diri menghadapi rangkaian kompetisi Dota 2 berikutnya. Pergantian posisi di jajaran kepelatihan juga membuat xiao8 tidak lagi menjadi bagian dari staf kepelatihan aktif Xtreme Gaming.
Sebelumnya, xiao8 dipercaya menangani Xtreme Gaming sebagai pelatih. Namun, masa kepemimpinannya bersama tim tersebut kini berakhir setelah organisasi melakukan perubahan terhadap struktur kepelatihan.
Setelah perubahan tersebut, Xtreme Gaming menunjuk LaNm sebagai kepala pelatih. LaNm bukan sosok asing dalam skena kompetitif Dota 2 China karena memiliki pengalaman panjang sebagai pemain maupun pelatih.
LaNm akan bekerja bersama Maps yang dipercaya mengisi posisi asisten pelatih. Kombinasi keduanya diharapkan dapat memberikan pendekatan baru bagi Xtreme Gaming, terutama dalam persiapan strategi dan pemilihan hero untuk pertandingan kompetitif.
Pergantian ini juga menarik perhatian karena Xtreme Gaming sebelumnya masih diperkuat oleh xiao8 dalam beberapa turnamen besar. Salah satu penampilan terakhir xiao8 bersama Xtreme Gaming sebagai pelatih terjadi di BLAST Slam Musim 7.
Meski Xtreme Gaming tidak memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan pergantian pelatih tersebut, perubahan ini diduga berkaitan dengan strategi dan pemilihan hero ketika menghadapi Nigma Galaxy di DreamLeague Musim 29.
Pertandingan Xtreme Gaming melawan Nigma Galaxy berlangsung pada 15 Mei 2026. Dalam pertandingan tersebut, keputusan pemilihan strategi menjadi salah satu hal yang kemudian mendapat perhatian dari komunitas Dota 2.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai alasan resmi di balik pergantian xiao8. Hingga saat ini, perubahan tersebut lebih tepat disebut sebagai restrukturisasi jajaran kepelatihan Xtreme Gaming.
Di sisi lain, xiao8 masih akan memiliki peran dalam ajang Dota 2 bergengsi. Ia mendapat undangan dari Valve untuk menjadi bagian dari pengisi acara The International (TI) 2026.
Kehadiran xiao8 di TI 2026 menunjukkan bahwa pengalaman dan reputasinya di skena Dota 2 profesional masih mendapatkan pengakuan. Dengan tidak lagi menangani Xtreme Gaming sebagai pelatih, xiao8 akan memiliki kesempatan untuk menjalankan peran berbeda di salah satu turnamen terbesar dalam kalender kompetitif Dota 2.
Sementara itu, Xtreme Gaming akan melanjutkan perjalanan mereka dengan struktur kepelatihan baru. LaNm sebagai kepala pelatih dan Maps sebagai asisten pelatih akan menjadi bagian penting dalam persiapan tim menghadapi kompetisi berikutnya.
Perubahan ini tentu menjadi babak baru bagi Xtreme Gaming. Menarik untuk melihat apakah kehadiran LaNm dan Maps mampu membawa perubahan terhadap performa, strategi, serta pemilihan hero Xtreme Gaming pada turnamen Dota 2 mendatang.
