Karhutla Kalimantan meluas dengan 518 titik api dalam sehariKarhutla Kalimantan meluas dengan 518 titik api dalam sehari

Naratifmedia.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah wilayah Kalimantan. Lonjakan titik panas terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.

Data Kementerian Kehutanan menunjukkan terdapat 518 hotspot berkepercayaan tinggi pada 19 Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya.

Jika dihitung selama 17–19 Agustus, total terdapat 750 hotspot di tiga provinsi tersebut. Data ini berasal dari Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) yang menggunakan pemantauan satelit. Dikutip dari detik, peningkatan hotspot terjadi saat wilayah Kalimantan memasuki periode kemarau.

BMKG menyebut kondisi El Niño kuat turut meningkatkan risiko karhutla. Cuaca yang lebih kering membuat lahan, terutama gambut, lebih mudah terbakar. BMKG juga memperingatkan risiko karhutla meningkat saat kemarau berlangsung di wilayah rawan.

Dampak kabut asap mulai dirasakan masyarakat. Di Palangka Raya, jumlah kasus ISPA tercatat mencapai 12.394 kasus berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah yang dikutip Kalteng Pos.

Kabut asap juga mulai berdampak ke negara tetangga. Otoritas Malaysia melaporkan 108 sekolah di Serian, Sarawak, sempat ditutup setelah kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat. Asap dari Kalimantan juga terpantau bergerak menuju wilayah Sarawak.

Pemerintah kini memperkuat penanganan karhutla di wilayah rawan. Kementerian Kehutanan juga telah melakukan peninjauan dan penguatan upaya pemadaman di Kalimantan Tengah saat memasuki puncak musim kemarau.

By Naratif Media

Naratif Media adalah tim penulis yang aktif menghadirkan berbagai informasi terkini dengan gaya penyampaian yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *