GAPEMBI bersama Kepala BGN RI Dr. Ir. Dadan Hindayana di kantor BGN (Naratifmedia/Gapembi)GAPEMBI bersama Kepala BGN RI Dr. Ir. Dadan Hindayana di kantor BGN (Naratifmedia/Gapembi)

Naratifmedia.com – Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) menolak penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026.

Ketua Umum DPP GAPEMBI, Alven Stony, menilai kebijakan itu tidak sejalan dengan petunjuk teknis yang sebelumnya diterbitkan. Menurutnya, penghentian program berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi para mitra pelaksana.

Selain berdampak pada peserta program, penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga dinilai memengaruhi relawan, UMKM, petani, peternak, dan pemasok bahan pangan.

Alven menjelaskan, penyerapan hasil pertanian dan peternakan dapat menurun selama masa libur sekolah. Akibatnya, stok bahan pangan berisiko menumpuk di tingkat pemasok.

Sementara itu, relawan yang terlibat dalam operasional dapur MBG disebut tidak dapat bekerja maupun menerima honor selama kegiatan dihentikan.

GAPEMBI juga meminta kejelasan mengenai layanan bagi kelompok penerima manfaat non-sekolah. Kelompok tersebut meliputi balita serta masyarakat di wilayah 3T, yakni daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Menurut Alven, surat edaran yang diterbitkan belum menjelaskan secara rinci mekanisme layanan bagi kelompok tersebut selama masa libur sekolah.

Seperti dilansir Kompas.com, GAPEMBI berharap keberlanjutan Program MBG tetap terjaga agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh pihak yang bergantung pada ekosistem program tersebut.

By Naratif Media

Naratif Media adalah tim penulis yang aktif menghadirkan berbagai informasi terkini dengan gaya penyampaian yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *