Naratifmedia.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan bahwa asap hasil pemusnahan narkotika jenis ganja aman dihirup apabila proses pembakaran dilakukan menggunakan insinerator khusus yang sesuai standar.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Brigjen Pol. Budi Wibowo, menjelaskan bahwa insinerator menggunakan sistem pembakaran dua tungku dengan suhu tinggi. Teknologi tersebut dirancang untuk mengurai seluruh molekul narkotika sehingga zat aktif tidak lagi tersisa pada asap yang dilepaskan ke udara.
BNN menjelaskan, proses pembakaran tahap pertama berlangsung pada suhu sekitar 600 hingga 850 derajat Celsius. Selanjutnya, gas hasil pembakaran dialirkan ke tungku kedua dengan suhu sekitar 850 hingga 1.100 derajat Celsius selama sedikitnya dua detik agar sisa molekul narkotika benar-benar hancur.
Dengan metode tersebut, BNN memastikan asap yang keluar dari insinerator tidak lagi mengandung zat narkotika. Meski demikian, pernyataan tersebut memicu perhatian publik dan menjadi perbincangan di media sosial mengenai keamanan asap hasil pemusnahan barang bukti narkotika.
Penjelasan mengenai proses pemusnahan barang bukti tersebut dilansir dari Tempo.co.
