Naratifmedia.com – Esports World Cup (EWC) 2026 resmi berakhir dengan Tim Vision (PARIVISION) sebagai juara cabang Dota 2. Mereka memastikan gelar juara setelah mengalahkan Tim BoomBoys (BetBoom) dengan skor 3-1 pada partai grand final.
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis bagi perjalanan Tim Vision di EWC 2026. Selain membawa pulang trofi, mereka juga mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat menjelang The International (TI) 2026.
Tak hanya meraih gelar juara, Tim Vision juga membawa pulang penghargaan individu. Offlaner mereka, Evgeniy (Noticed) Ignatenko, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen berkat performanya yang konsisten sepanjang kompetisi.
Dilansir dari esportsworldcup.com, Noticed tampil luar biasa pada laga grand final. Ia berhasil membatasi pergerakan carry Tim BoomBoys, Ilya (Kiritych) Ulyanov, dalam tiga gim berturut-turut. Kontribusi tersebut menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan Tim Vision.
Selain tampil impresif di partai final, Noticed juga membukukan statistik yang mengesankan. Ia menutup musim kompetitif Dota 2 2025/2026 sebelum TI dengan rata-rata Kill, Death, Assist (KDA) sebesar 12,53.
Sementara itu, perjalanan EWC 2026 juga menghadirkan banyak kejutan sejak babak grup. Sejumlah tim unggulan mampu mengamankan posisi teratas, sedangkan tim lainnya harus berjuang melalui babak survival.
Tim Falcons, Nigma Galaxy, Tim Vision, dan Tim Yandex menjuarai babak grup sehingga mereka langsung melaju ke quarterfinals. Tim Nemesis, GamerLegion, REKONIX, dan OG gugur di babak grup. Di sisi lain, MOUZ, LGD Gaming, 1w, Play Time (PTime), Tim Liquid, Xtreme Gaming, Aurora Gaming, dan Virtus.pro harus melanjutkan perjuangan melalui babak survival.
Persaingan semakin sengit ketika memasuki fase gugur. Tim Spirit, Tim Falcons, Nigma Galaxy, dan Rune Eaters harus mengakhiri perjalanan mereka di babak delapan besar.
Sementara itu, Vici Gaming tampil sebagai salah satu kejutan terbesar di turnamen. Mereka sukses melaju hingga semifinal dan menutup kompetisi di posisi empat besar. Adapun Tim Yandex berhasil mengamankan peringkat ketiga setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang babak playoff.
Di luar persaingan di dalam pertandingan, EWC 2026 juga sempat diwarnai persoalan yang melibatkan Play Time (PTime). Tim tersebut didiskualifikasi oleh penyelenggara karena dugaan pelanggaran integritas. Kasus itu kini masih ditangani oleh Esports Integrity Commission (ESIC).
Meski demikian, insiden tersebut tidak mengurangi kualitas persaingan yang tersaji sepanjang turnamen. EWC 2026 tetap menghadirkan banyak pertandingan menarik serta sejumlah hasil yang tidak terduga.
Berakhirnya Esports World Cup 2026 yang diselenggarakan di Prancis ini sekaligus menjadi penutup rangkaian turnamen besar sebelum The International (TI) 2026. Hasil yang diraih setiap tim di EWC diperkirakan akan menjadi gambaran kekuatan mereka menuju turnamen paling bergengsi di Dota 2.
Dengan gelar juara yang diraih Tim Vision dan performa impresif Evgeniy (Noticed) Ignatenko, mereka kini layak masuk dalam daftar tim favorit untuk memperebutkan Aegis of Champions di TI 2026.
