Naratifmedia.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar jamuan makan malam bersama Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia, Denis Manturov, di Istana Bogor pada Jumat (16/10/2026) malam.
Pertemuan tersebut sempat dikira sebagai rapat kabinet yang membahas sejumlah persoalan nasional, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan rapat kabinet, melainkan jamuan untuk menyambut kunjungan pejabat tinggi Rusia ke Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi Prabowo untuk memperkenalkan anggota Kabinet Merah Putih kepada Denis Manturov. Agenda tersebut juga mencerminkan upaya mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan kedua negara, termasuk kerja sama di bidang perdagangan dan transfer teknologi. Kedua sektor tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan hubungan bilateral Indonesia–Rusia.
Jamuan ini sekaligus menjadi momentum bagi kedua negara untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama di tengah dinamika hubungan internasional.
Dengan demikian, pertemuan di Istana Bogor tersebut merupakan agenda diplomatik, bukan rapat kabinet untuk membahas persoalan dalam negeri seperti yang sempat diperkirakan.
