Naratifmedia.com – Tundra Esports resmi mengakhiri perjalanan mereka di skena kompetitif Dota 2. Seluruh roster tim berpindah ke organisasi 1w Team pada 1 Juni 2026. Transfer ini menandai berakhirnya kiprah salah satu organisasi paling sukses dalam era modern Dota 2.
Tundra Esports memulai perjalanan di Dota 2 pada 2021. Saat itu, organisasi asal Inggris tersebut merekrut roster independen mudgolems. Tim tersebut diperkuat oleh Oliver (skiter) Lepko, Leon (Nine) Kirilin, Neta (33) Shapira, Malthe (Biver) Winther, dan Adrian (Fata) Trinks.
Pada musim pertamanya, Tundra Esports langsung menunjukkan potensi besar. Mereka berhasil menjuarai ESL One Fall 2021 dan OGA Dota PIT Season 5 Europe/CIS. Hasil tersebut menjadi fondasi kesuksesan tim pada tahun-tahun berikutnya.
Puncak prestasi Tundra Esports datang pada 2022. Mereka berhasil menjuarai The International 2022 setelah mengalahkan Team Secret dengan skor 3-0 di grand final. Gelar tersebut membuat Tundra Esports resmi menyandang status juara dunia Dota 2.
Setelah meraih gelar The International 2022, Tundra Esports beberapa kali melakukan perubahan roster. Organisasi ini mendatangkan sejumlah pemain ternama untuk menjaga daya saing di level tertinggi. Beberapa nama yang pernah memperkuat tim antara lain Topias (Topson) Taavitsainen, Ivan (MinD_ContRoL) Ivanov, Roman (RAMZES666) Kushnarev, Egor (Nightfall) Grigorenko, Remco (Crystallis) Arets, dan Bozhidar (bzm) Bogdanov.
Meski tidak kembali menjuarai The International, Tundra Esports tetap menjadi salah satu tim terbaik di dunia. Pada 2024, mereka finis di posisi tiga besar The International 2024. Selain itu, Tundra juga menjadi runner-up BetBoom Dacha Belgrade 2024 dan BLAST Slam I.
Performa Tundra Esports semakin meningkat pada musim 2025. Mereka berhasil menjuarai FISSURE Playground 1, BLAST Slam II, BLAST Slam III, BLAST Slam IV, dan BLAST Slam V. Tundra juga mencapai grand final DreamLeague Season 25 serta PGL Wallachia Season 3.
Kesuksesan tersebut berlanjut pada musim 2026. Tundra Esports kembali meraih gelar juara DreamLeague Season 28 dan ESL One Birmingham 2026. Kedua turnamen tersebut termasuk kompetisi tier 1 paling bergengsi di Dota 2.
Namun, performa Tundra mulai menurun menjelang pertengahan musim. Mereka hanya mampu finis di peringkat lima hingga enam pada DreamLeague Season 29. Hasil serupa juga terjadi di BLAST Slam VII.
Pada 1 Juni 2026, Tundra Esports resmi mengakhiri divisi Dota 2 mereka. Seluruh roster aktif dipindahkan ke 1w Team. Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan organisasi yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah kompetitif Dota 2 selama lebih dari lima tahun.
Kedatangan roster Tundra Esports membuat 1w Team melakukan perubahan besar. Organisasi tersebut memindahkan roster lamanya ke tim baru bernama Enjoy.
Roster Enjoy kini diperkuat oleh Alexander (v1olent`) Pak, Ilya (squad1x) Kuvaldin, Ivan (мистер мораль) Ilichev, Georgii (swedenstrong) Zainalabidov, dan Vladislav (Rein) Kosygin. Kelima pemain tersebut sebelumnya bermain di bawah bendera 1w Team.
Berakhirnya perjalanan Tundra Esports menjadi salah satu perubahan terbesar di skena Dota 2 pada tahun 2026. Kini, perhatian penggemar akan tertuju pada langkah roster tersebut bersama 1w Team. Mereka akan menghadapi dua turnamen paling bergengsi musim ini, yaitu Esports World Cup (EWC) 2026 dan The International (TI) 2026.
