Seorang tukang cukur rambut di Bogor menjadi sorotanSeorang tukang cukur rambut di Bogor menjadi sorotan

Naratifmedia.com – Seorang tukang cukur rambut di Bogor menjadi sorotan setelah menolak memasang bendera Merah Putih dengan alasan belum merdeka. Pernyataan tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tukang cukur tersebut menyampaikan alasannya saat diminta memasang bendera Merah Putih. Peristiwa itu kemudian mendapat perhatian dari pihak Kecamatan Rancabungur.

Camat Rancabungur bersama sejumlah pegawainya mendatangi kios cukur tersebut. Mereka meminta tukang cukur menjelaskan alasan penolakannya untuk memasang bendera.

Kedatangan pihak kecamatan tersebut kemudian turut menjadi sorotan warganet. Sejumlah pengguna media sosial menilai cara pegawai kecamatan meminta penjelasan terkesan intimidatif.

Di sisi lain, warganet juga memperdebatkan soal kewajiban memasang bendera Merah Putih. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, pengibaran bendera diwajibkan pada 17 Agustus dan saat peringatan hari besar nasional.

Aturan tersebut menjadi dasar perdebatan mengenai kewajiban masyarakat memasang bendera di luar waktu yang telah ditentukan.

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, tukang cukur itu akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan kontroversi.

Peristiwa ini pun memunculkan perdebatan di media sosial. Sebagian warganet menyoroti pernyataan tukang cukur, sementara lainnya mempertanyakan cara aparat wilayah memberikan teguran kepada warga.

By Naratif Media

Naratif Media adalah tim penulis yang aktif menghadirkan berbagai informasi terkini dengan gaya penyampaian yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *