Winger Barcelona, Lamine Yamal. (c) Naratifmedia/AP-Manu FernandezWinger Barcelona, Lamine Yamal. (c) Naratifmedia/AP-Manu Fernandez

Naratifmedia.com – Bintang muda Lamine Yamal angkat suara terkait nyanyian bernuansa rasis yang terdengar dari sebagian suporter Timnas Spanyol. Meski tidak ditujukan langsung kepadanya, Yamal menegaskan hal tersebut tetap tidak bisa diterima.

Lamine Yamal akhirnya buka suara terkait insiden chant kontroversial yang muncul dari sebagian suporter Timnas Spanyol. Pemain muda yang tengah naik daun itu menilai nyanyian tersebut sudah melewati batas dan tidak mencerminkan nilai sportivitas dalam sepak bola.

Dalam pernyataannya, Yamal menegaskan bahwa meskipun chant tersebut tidak secara langsung ditujukan kepadanya, ia tetap merasa hal tersebut tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Ia juga menyinggung salah satu chant yang berbunyi “siapa yang tidak melompat adalah muslim”. Menurutnya, nyanyian tersebut sudah mengandung unsur diskriminasi dan tidak menghormati keyakinan seseorang.

Sebagai seorang muslim, Yamal mengaku merasa tidak dihargai dengan adanya chant tersebut. Ia menilai sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menyatukan, bukan justru memunculkan perbedaan yang berujung pada diskriminasi.

Pernyataan Yamal ini pun menjadi sorotan, terutama di tengah upaya dunia sepak bola dalam memerangi rasisme dan diskriminasi di dalam stadion.

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa isu rasisme dan intoleransi masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam dunia sepak bola modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *