Sebanyak 24 tim akan bersaing di Esports World Cup (EWC) 2026 Dota 2 untuk memperebutkan total hadiah US$2 juta serta poin Club Championship. (Naratifmedia.com/instagram.com/ewc_extra)Sebanyak 24 tim akan bersaing di Esports World Cup (EWC) 2026 Dota 2 untuk memperebutkan total hadiah US$2 juta serta poin Club Championship. (Naratifmedia.com/instagram.com/ewc_extra)

Naratifmedia.com – Esports World Cup (EWC) 2026 cabang Dota 2 resmi digelar di Prancis pada 7–19 Juli 2026. Turnamen ini menjadi edisi keempat dari rangkaian turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Riyadh Masters pada periode 2022–2024 dan kemudian berganti nama menjadi Esports World Cup pada 2025.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Electronic Sports League (ESL) tersebut menghadirkan 24 tim terbaik dunia untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$2 juta atau sekitar Rp32 miliar. Selain hadiah uang tunai, para peserta juga akan bersaing mengumpulkan Club Points yang berkontribusi pada klasemen Club Championship Esports World Cup.

Penyelenggara menyediakan total 3.550 Club Points yang akan dibagikan kepada tim peserta berdasarkan hasil akhir turnamen.

Tim juara akan memperoleh hadiah utama sebesar US$750 ribu atau sekitar 37,5 persen dari total prize pool, serta tambahan 1.000 Club Points. Sementara itu, tim peringkat kedua berhak membawa pulang US$340 ribu dan 750 Club Points.

Untuk posisi ketiga, hadiah yang diberikan mencapai US$200 ribu serta 500 Club Points. Adapun tim peringkat keempat akan menerima US$120 ribu dan 300 Club Points.

Tim yang finis di posisi lima hingga delapan masing-masing mendapatkan US$70 ribu dan 200 Club Points. Sementara itu, tim peringkat sembilan hingga 12 memperoleh US$40 ribu, posisi 13 hingga 16 menerima US$20 ribu, peringkat 17 hingga 20 mendapatkan US$10 ribu, dan empat tim terbawah tetap membawa pulang US$7.500.

EWC 2026 Dota 2 diawali dengan fase grup yang berlangsung pada 7–12 Juli 2026. Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing berisi enam tim.

Setiap grup menggunakan sistem round-robin, di mana seluruh tim akan saling berhadapan satu kali. Seluruh pertandingan fase grup dimainkan dengan format Best of Two (Bo2).

Empat juara grup akan langsung lolos ke babak playoff. Sementara itu, tim yang finis di peringkat kedua, ketiga, dan keempat masih memiliki kesempatan melaju melalui babak survival. Dua tim terbawah dari masing-masing grup dipastikan tersingkir dari turnamen.

Babak survival berlangsung pada 14–15 Juli 2026 dengan format single-elimination. Pada fase ini, tim peringkat keempat akan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup yang sama. Pemenangnya kemudian berhadapan dengan tim peringkat kedua untuk memperebutkan satu tiket menuju playoff.

Seluruh pertandingan di babak survival menggunakan format Best of Three (Bo3).

Delapan tim terbaik nantinya akan bertanding di babak playoff yang berlangsung pada 16–19 Juli 2026. Fase ini menggunakan sistem single-elimination dengan seluruh pertandingan dimainkan dalam format Bo3. Sementara itu, grand final akan menggunakan format Best of Five (Bo5) untuk menentukan juara EWC 2026 Dota 2.

Sebanyak 24 tim akan berpartisipasi di EWC 2026 Dota 2. Dari jumlah tersebut, 13 tim memperoleh undangan langsung, sedangkan 11 tim lainnya lolos melalui jalur kualifikasi regional.

Tim undangan yang akan tampil di turnamen ini adalah MOUZ, 1w (sebelumnya bernama Tundra Esports), PARIVISION (PVISION), Aurora Gaming, Xtreme Gaming, Tim Yandex, Tim Falcons, Tim Liquid, Tim BetBoom (BB), PlayTime (PTime), OG, dan Virtus.pro. Tim Spirit diundang karena berstatus sebagai juara bertahan

Undangan tersebut diberikan berdasarkan performa tim di berbagai turnamen ESL, termasuk DreamLeague Musim 27 – 29 serta ESL One Birmingham 2026.

Sementara itu, 11 tiket regional berhasil diamankan oleh Vici Gaming dari Tiongkok, REKONIX dari Asia Tenggara, GamerLegion dari Amerika Utara, Tim Nemesis dari Amerika Selatan, serta empat wakil Eropa Timur yaitu Two Move yang kemudian diakuisisi Power UP, Poor Rangers (Power Rangers), Tim L1GA, dan IC X Insanity.

Dua tiket tersisa berasal dari Eropa Barat, yaitu LGD Gaming serta Pipsqueak+4 yang kemudian diakuisisi oleh Rune Eaters.

Dengan total hadiah mencapai US$2 juta dan poin Club Championship yang dipertaruhkan, EWC 2026 Dota 2 kembali menjadi salah satu turnamen paling bergengsi dalam kompetitif tahun ini.

By Yoga Satria Harianto

Yoga Satria Harianto merupakan penulis di Naratif Media yang aktif menyajikan berbagai informasi terkini dengan gaya penulisan yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *