Presiden RI Prabowo Subianto (Naratifmedia/KSPGo)Presiden RI Prabowo Subianto (Naratifmedia/KSPGo)

Naratifmedia.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, mengungkapkan salah satu penyebab gaji guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga aparat penegak hukum masih relatif kecil. Menurutnya, terdapat aliran kekayaan Indonesia ke luar negeri yang nilainya mencapai sekitar Rp5.500 triliun dalam kurun waktu 22 tahun terakhir.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut sekitar USD343 miliar atau setara Rp5.500 triliun kekayaan Indonesia telah mengalir ke luar negeri selama lebih dari dua dekade terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal negara dalam membiayai berbagai kebutuhan nasional, termasuk peningkatan kesejahteraan aparatur negara dan sektor pendidikan.

Prabowo menilai besarnya aliran dana ke luar negeri menjadi salah satu faktor yang membuat anggaran negara sering kali menghadapi keterbatasan. Akibatnya, pemerintah tidak memiliki ruang fiskal yang cukup besar untuk meningkatkan berbagai kebutuhan belanja negara secara optimal.

“Ini sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil. Ini yang selalu membuat anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional serta optimalisasi pengelolaan kekayaan negara menjadi langkah penting agar manfaat ekonomi dapat lebih dirasakan masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan berbagai sektor.

Pernyataan tersebut sebagaimana dikutip dari Okezone yang melaporkan pandangan Presiden terkait kondisi fiskal nasional dan tantangan pengelolaan kekayaan negara.

By Muhammad Rozy

Muhammad Rozy merupakan penulis di Naratif Media yang aktif menyajikan berbagai informasi terkini dengan gaya penulisan yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *