Panto Resmi ke Tim Mouz (Naratifmedia.com/X.com/mousesports)Panto Resmi ke Tim Mouz (Naratifmedia.com/X.com/mousesports)

Naratifmedia.com – Nikita (Panto) Balaganin resmi dipinjamkan oleh tim Spirit ke tim MOUZ pada 18 Mei 2026. Tim asal Jerman tersebut merekrut Panto untuk mengisi posisi hard support yang kosong setelah kapten mereka, Melchior (Seleri) Hillenkamp, memutuskan pensiun dari kompetitif Dota 2.

Seleri mengumumkan pensiun pada 28 Maret 2026 bertepatan dengan turnamen ESL One Birmingham 2026. Keputusan tersebut diambil karena padatnya jadwal turnamen Dota 2 yang dinilai cukup melelahkan bagi pemain profesional.

Sebelum mendatangkan Panto, MOUZ sempat menggunakan beberapa pemain sementara di posisi hard support. Alim (Aik) Bespayev dipercaya mengisi posisi tersebut pada turnamen PGL Wallachia Season 8, kualifikasi Eropa Barat DreamLeague Season 29, Premier Series, dan kualifikasi Eropa Barat Blast Slam VII.

Sementara itu, posisi hard support MOUZ pada turnamen 1win Essence Season 1 diisi oleh Tobias (Tobi) Buchner.

Selain perubahan di posisi hard support, MOUZ juga mengalami masalah pada posisi mid lane. Pemain mereka, Yeik (MidOne) Nai Zheng, memutuskan hiatus dari kompetitif Dota 2.

Dilansir dari akun X pribadinya, MidOne mengaku mengalami kelelahan mental sehingga memilih mengambil waktu istirahat dari skena kompetitif. Posisi mid lane kemudian diisi oleh Artem (Lorenof) Melnyk pada beberapa turnamen seperti PGL Wallachia Season 8 dan kualifikasi Eropa Barat DreamLeague Season 29.

Pada turnamen 1win Essence Season 1, posisi tersebut sempat diisi oleh Syed (SumaiL) Sumail Hassan sebagai stand-in.

Kehadiran Panto diharapkan dapat memberikan stabilitas baru bagi roster MOUZ setelah beberapa kali melakukan pergantian pemain sementara. Hingga saat ini, belum diketahui apakah MidOne akan kembali bergabung bersama skuad utama dalam waktu dekat.

Padatnya jadwal turnamen dan tingginya persaingan di skena kompetitif Dota 2 membuat banyak pemain profesional harus menjaga kondisi fisik dan mental mereka. Tidak sedikit pemain yang memilih beristirahat sementara demi memulihkan performa sebelum kembali bertanding di level tertinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kesehatan mental menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi karier pemain esports profesional.

By Yoga Satria Harianto

Yoga Satria Harianto merupakan penulis di Naratif Media yang aktif menyajikan berbagai informasi terkini dengan gaya penulisan yang ringan, jelas, dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *