Daftar tim yang akan berkompetisi di DreamLeague Musim 29 (Naratifmedia/liquipedia.net)Daftar tim yang akan berkompetisi di DreamLeague Musim 29 (Naratifmedia/liquipedia.net)

Naratifmedia.com – Turnamen esports DreamLeague Season 29 akan digelar pada 13 Mei 2026 di region Eropa dengan total hadiah mencapai 1 juta dolar. Selain hadiah besar, turnamen ini juga memperebutkan 28.300 poin EPT sebagai jalur kualifikasi menuju Esports World Cup 2026.

DreamLeague Season 29 kembali menjadi perhatian komunitas esports global. Turnamen ini tidak hanya menawarkan hadiah besar, tetapi juga menjadi salah satu jalur penting menuju Esports World Cup 2026 melalui sistem perolehan poin EPT.

Dari region Cina, tim Vici Gaming tampil dominan setelah mengalahkan Roar Gaming dengan skor telak 3–0 di partai final kualifikasi. Sementara itu, kejutan terjadi saat tim Yakult Brothers yang sebelumnya diunggulkan justru harus tersingkir setelah kalah dari Mideng Dreamer. Dilansir dari weibo.com, Yakult Brothers diketahui melakukan perubahan pada posisi offlane dengan mengganti Zhou Haiyang menjadi Thiay Jun Wen.

Di kawasan Asia Tenggara, hasil tak terduga juga terjadi. Tim REKONIX berhasil keluar sebagai juara kualifikasi setelah menumbangkan Ivory dengan skor 3–0. Padahal, mereka sempat kalah di babak upper bracket dari tim Nemesis. Sementara itu, tim OG yang sebelumnya konsisten di papan atas harus tersingkir lebih awal. Perubahan roster juga dilakukan dengan mengganti posisi offlane dari Force ke TORONTOTOKYO.

Untuk region Amerika Selatan, tim HEROIC berhasil mengamankan tiket setelah menang tipis 3–2 atas South America Rejects. Dilansir dari gosugamers.net, tim ini sebelumnya berada di bawah organisasi Brasil Pain Gaming sebelum mengalami perubahan internal.

Permasalahan internal sempat memengaruhi komposisi pemain, termasuk pergantian posisi carry di beberapa turnamen sebelumnya. Bahkan, organisasi Pain Gaming sempat menghentikan divisi Dota 2 mereka, membuat tim kembali menggunakan nama South America Rejects.

Di Amerika Utara, kualifikasi berjalan tidak biasa. Hanya dua tim yang berpartisipasi, yaitu GamerLegion dan Amaru Flame. Minimnya peserta memunculkan berbagai spekulasi di kalangan komunitas, meskipun belum ada penjelasan resmi dari pihak penyelenggara. GamerLegion akhirnya keluar sebagai pemenang setelah menang 3–0 di grand final.

GamerLegion juga melakukan beberapa perubahan pemain, khususnya di posisi carry, sebelum akhirnya menetapkan Daniel Chan sebagai bagian dari skuad untuk kualifikasi ini.

Sementara itu, di Eropa Timur, BetBoom Team harus berjuang dari lower bracket setelah kalah dari Breeki Cheeki. Namun, mereka tetap berhasil lolos usai mengalahkan L1GA TEAM dengan skor 3–1.

Persaingan ketat terlihat di Eropa Barat yang mendapatkan tiga slot kualifikasi. Natus Vincere menjadi tim pertama yang lolos setelah mengalahkan Team Liquid. Virtus.pro menyusul setelah menang atas MOUZ, sedangkan slot terakhir berhasil diamankan oleh Team Liquid setelah melalui laga penentuan.

Perubahan roster juga terjadi di beberapa tim besar. MOUZ melakukan penyesuaian setelah sang kapten pensiun, sementara Team Liquid harus memainkan pemain pengganti. Dilansir dari offstage.ru, kondisi ini terjadi karena salah satu pemain inti mereka sedang mengambil waktu istirahat.

Di sisi lain, sistem undangan berdasarkan poin EPT juga menjadi sorotan. Terdapat ketidaksesuaian jumlah tim yang diundang dibandingkan dengan tim yang tidak mengikuti kualifikasi. Hal ini memicu pertanyaan dari komunitas terkait transparansi sistem seleksi.

Dengan hadiah besar dan poin penting yang diperebutkan, DreamLeague Season 29 dipastikan menjadi salah satu turnamen paling krusial dalam kalender kompetitif Dota 2 tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *