Naratifmedia.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mengurangi serangan militer ke Lebanon. Permintaan tersebut disampaikan dalam percakapan langsung antara kedua pemimpin.
Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Netanyahu melalui sambungan telepon. Dalam percakapan tersebut, ia menyebut Israel mulai mengurangi operasi militernya di wilayah Lebanon.
“Saya sudah berbicara dengan Bibi dan dia akan bersikap tenang. Saya rasa kita harus sedikit lebih tenang,” ujar Trump dalam wawancara, dikutip dari detikcom.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal adanya upaya deeskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan ketegangan.
Trump juga mengaku optimistis bahwa kesepakatan perdamaian dengan Iran sudah semakin dekat. Ia menilai peluang untuk mencapai titik temu dalam konflik regional kini semakin terbuka.
Di sisi lain, langkah diplomasi terus dilakukan oleh Amerika Serikat. Delegasi yang dipimpin Wakil Presiden AS, JD Vance, dilaporkan tengah bersiap menuju Pakistan untuk melakukan pembicaraan penting terkait penyelesaian konflik yang telah berlangsung hampir enam minggu.
Upaya diplomatik ini menunjukkan bahwa jalur negosiasi mulai diutamakan guna meredakan ketegangan di kawasan. Pemerintah Amerika Serikat berharap pendekatan ini dapat membuka jalan menuju stabilitas dan perdamaian yang lebih luas di Timur Tengah.
