Presiden RI Prabowo Subianto (Dok: Naratifmedia/KSP.goid)Presiden RI Prabowo Subianto (Dok: Naratifmedia/KSP.goid)

Naratifmedia.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, mengaku menyesal atas kondisi sejumlah menteri dan pejabat di pemerintahannya yang dilaporkan mengalami kelelahan hingga pingsan. Ia menilai gaya kepemimpinannya yang cenderung terlalu mengontrol menjadi salah satu faktor penyebab.

Dalam sebuah forum di Tokyo, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya kerap melakukan pengawasan secara detail terhadap kinerja para menteri. Bahkan, ia mengaku sering menghubungi para pembantunya pada dini hari untuk menanyakan hal-hal sederhana, termasuk harga kebutuhan pokok, demi memastikan kondisi di lapangan tetap terpantau.

Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga efektivitas pemerintahan. Namun di sisi lain, ia menyadari bahwa pola kerja seperti itu bisa berdampak pada kondisi fisik dan kesehatan para pejabat yang berada di bawah koordinasinya.

Salah satu kejadian yang menjadi sorotan adalah insiden pingsannya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, saat memimpin upacara pada Januari 2026. Peristiwa tersebut disebut terjadi akibat kelelahan setelah menjalani aktivitas kerja yang padat.

Prabowo menyebut kejadian tersebut sebagai refleksi penting bagi dirinya dalam mengevaluasi gaya kepemimpinan yang selama ini diterapkan. Ia mengakui bahwa tekanan kerja tinggi di lingkungan pemerintahan perlu diimbangi dengan manajemen yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Sekarang, saya merasa sedikit menyesal, karena beberapa menteri saya pingsan di depan umum. Dan terkadang saya mendapat laporan beberapa pejabat senior saya di rumah sakit. Mengapa? Masalah jantung. Jadi saya merasa bersalah,” ujar Prabowo.

Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan besar kondisi tersebut dipengaruhi oleh gaya kepemimpinannya yang terlalu mengontrol berbagai aspek pekerjaan.

Ke depan, Prabowo menegaskan perlunya evaluasi dalam pola kerja pemerintahan agar tetap efektif tanpa mengorbankan kesehatan para menteri dan pejabat. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kinerja pemerintah tetap optimal dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *