Naratifmedia.com – Seorang mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat, Hendrik Irawan, menjadi sorotan publik setelah video dirinya berjoget sambil mengklaim penghasilan hingga Rp6 juta per hari viral di media sosial.
Video tersebut awalnya bersifat pribadi, namun kemudian tersebar luas setelah diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial. Salah satu akun yang ikut menyebarkan video tersebut adalah feedgramindo, sehingga memicu berbagai reaksi dari publik.
Sejumlah netizen memberikan kritik hingga tudingan bahwa pernyataan dalam video tersebut tidak sensitif. Konten yang viral itu pun memicu perdebatan luas di ruang digital, terutama terkait konteks program pemerintah yang tengah berjalan.
Merasa dirugikan, Hendrik Irawan berencana menempuh jalur hukum atas penyebaran ulang video tanpa izin. Ia menilai tindakan tersebut telah melanggar privasi serta berdampak pada reputasinya di tengah masyarakat. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan tersebut.
Di sisi lain, angka Rp6 juta per hari yang disebut dalam video tersebut merujuk pada skema resmi insentif operasional dalam program MBG. Skema ini mencakup biaya dapur serta penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat.
Namun, penyampaian informasi tersebut justru memicu polemik di kalangan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi serta proporsionalitas anggaran dalam program tersebut.
Polemik ini turut menambah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan penjelasan resmi terkait viralnya video maupun perdebatan yang muncul di masyarakat. https://www.instagram.com/reel/DWQaAVCEXzO/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=NTc4MTIwNjQ2YQ==
